Cara kerja indikator mastery

Empat tingkat mastery, empat faktor yang menentukannya, kenapa nilainya bisa turun sendiri, dan hubungannya dengan terbukanya posttest.

Terakhir diperbarui: 26 Juli 2026

Empat tingkat

Setiap latihan yang pernah kamu kerjakan punya badge mastery berisi persentase kekuatan penguasaanmu:

  • Needs Work, di bawah 50%
  • Developing, 50% sampai 69%
  • Proficient, 70% sampai 84%
  • Mastered, 85% ke atas

Empat faktor yang menentukannya

Nilainya bukan sekadar akurasi sesi terakhir. Ada empat hal yang diperhitungkan:

  • Recent accuracy. Percobaan terbaru berbobot lebih besar daripada yang lama.
  • Practice frequency. Semakin sering dikerjakan, semakin tinggi keyakinan terhadap angkanya.
  • Consistency. Hasil yang stabil dinilai lebih tinggi daripada hasil yang naik turun tajam.
  • Time decay. Kemampuan meluruh kalau lama tidak dilatih.

Kenapa nilainya bisa turun tanpa kamu mengerjakan apa pun

Karena faktor keempat. Kalau sebuah latihan lama tidak kamu sentuh, persentasenya menurun dengan sendirinya. Ini disengaja, dan bukan penalti: keterampilan bahasa memang memudar tanpa pengulangan, jadi angkanya berusaha jujur soal kondisimu hari ini, bukan kondisimu tiga bulan lalu.

Mengulang latihan yang persentasenya sudah turun biasanya lebih cepat menaikkan angka daripada mengerjakan latihan baru, karena kamu memperbaiki akurasi terkini dan frekuensi sekaligus.

Hubungannya dengan posttest

Posttest sebuah part baru terbuka setelah semua latihan di part tersebut mencapai Mastered. Jadi badge mastery bukan hiasan, tapi penentu apakah kamu sudah siap maju ke asesmen berikutnya.